von Grievous's Storydilanjutkan dari begining of the tensionSetelah tturun dari kudanya, General von Grievous terburu-buru menuju ke kantornya dengan terbatuk-batuk.
setelah sampai di kantornya
"PARAH-PARAH-PARAH SEKALI! *uhuk-uhuk-uhuk*", ucap Jendral grievous sambil melempar sebuah dokumen ke mejanya kemudian duduk.
"Jendral, anda harus lebih santai. Bagaimana dengan sepotong apel?",ucap seorang perwira yang sedang membersihkan kantor sang jendral sambil melemparkan apel ke arah grievous.
"Tapi ini sangat keterlaluan, pertama para bangsawan menyuruh kita pergi ke Cortha! Belum juga 2 minggu*uhuk-uhuk* sudah dipanggil kembali ke Libreville!*krauk*"ucap jendral Grievous sambil menangkap apel kemudian memakan apel tersebut.
"Hmm, apel ini boleh juga", ucap sang jendral.
"Tapi jendral, karena kita sedang di Libreville, ada baiknya bila kita mengistirahatkan para prajurit, mereka tampak tidak bersemagat",lanjut si Perwira.
"*uhuk-uhuk*hmm, Baiklah, walau demikian, *uhuk-uhuk*latihan rutin harus tetap dilaksanakan*krauk*",kata sang Jendral.
"Baik Jendral, perintahmu akan saya laksanakan",Ucap sang perwira kemudian meninggalkan ruangan Jendral.
"Baiklah, aku juga perlu waktu untuk diriku sendiri",Ucap Grievous sambil mengeluarkan seperangkat alat tulis dan sebuah buku catatan.